MAKASSAR - Di tengah kompleksitas isu strategis yang menghadang, mulai dari dinamika kebijakan nasional, tantangan demokrasi, hingga desakan perubahan iklim global, peran kritis dan kontributif generasi muda menjadi semakin vital.
Menyadari hal ini, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin memberikan arahan sekaligus motivasi kepada peserta Latihan Kader II (LK2) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Koordinator Komisariat Tamalate Cabang Makassar di Balai Kota Makassar, Sabtu (24/01/2026).
Ia menegaskan bahwa organisasi kaderisasi seperti HMI, dengan rekam jejaknya yang kuat dalam melahirkan pemimpin di berbagai sektor, memegang peran sentral dalam menempa generasi penerus yang tidak hanya kritis tetapi juga tangguh dan berdaya saing.
Dalam arahannya, Munafri menekankan bahwa latihan ini lebih dari sekadar wadah berkumpul, melainkan sebuah proses penting untuk menempa pola pikir, membangun karakter kepemimpinan, serta mengasah kemampuan kritik yang berbasis pengetahuan dan argumentasi yang kuat.
Ia berharap agar dari forum ini akan lahir kader-kader yang siap merespons berbagai tantangan dengan pemikiran komprehensif.
“Anak muda harus hadir memberi inspirasi, bukan sekadar menengadahkan tangan,” tegasnya, mendorong para peserta untuk bergerak dari posisi pasif menjadi agen perubahan yang aktif dan inspiratif.
Ia melanjutkan dengan penekanan pada peran strategis mereka, “Anak muda adalah motor penggerak di segala sektor. Jadilah anak muda yang memberi dampak dan manfaat bagi masyarakat. Dengan keunggulan itulah kita bisa bersaing dan mengangkat derajat bangsa ke depan.”
Wali Kota juga menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh pengurus, panitia, dan instruktur yang telah mendedikasikan waktu dan tenaga untuk proses kaderisasi ini.
Dalam penutup arahannya, Munafri kembali menegaskan harapan besarnya agar LK2 HMI ini mampu melahirkan kader-kader pemimpin masa depan yang berintegritas, berwawasan luas, dan paling penting, siap memberikan kontribusi nyata dalam proses pembangunan bangsa, mengatasi segala tantangan zaman yang semakin kompleks. (*/hms)













LEAVE A REPLY